Labels

Selasa, 11 Oktober 2011

Desa yang Indah


“Assalamualaikum warahmatullah, assalamualaikum warahamtullah”.
Terdengar ucapan salam dari masjid nurul huda yang terletak di pusat desa mahahe. Suara itu pun menunjukkan bahwa ibadah shalat jumat telah selesai dilaksanakan. Meskipun demikian, jamaah jumat masih khusyu’ di tempatnya masing-masing sembari berdzikir dan mengagungkan asma-asma Allah serta berdoa kepada-Nya. Setelah berdoa, para jamaah segera berdiri dari tempatnya kemudian mendatangi sang imam untuk bersalaman dengannya. Kemudian dilanjutkan dengan bersalaman antar-jamaah diiringi senyum dan raut bahagia di wajah mereka.

Di pojok parkiran masjid, Nampak dua pemuda yang sedang asyik ngobrol.

“Sal ntar sore ke tower tobadak satu yuk”, ajak mahfud kepada faisal sepupunya. “kata orang mantap pemandangannya bahkan bisa melihat desa tobadak dari atas” dia melanjutkan.

“iya cak!. Kemaren-kemaren sebenarnya saya mau ngajak kamu cak ke sana, tapi ibumu ngelarang, katanya bahaya” jawab faisal dengan aksen maduranya.

“oo pernah po?” mahfud keheranan. Kemudian melanjutkan: