“Assalamualaikum
warahmatullah, assalamualaikum warahamtullah”.
Terdengar
ucapan salam dari masjid nurul huda yang terletak di pusat desa mahahe. Suara
itu pun menunjukkan bahwa ibadah shalat jumat telah selesai dilaksanakan.
Meskipun demikian, jamaah jumat masih khusyu’ di tempatnya masing-masing
sembari berdzikir dan mengagungkan asma-asma Allah serta berdoa kepada-Nya.
Setelah berdoa, para jamaah segera berdiri dari tempatnya kemudian mendatangi sang
imam untuk bersalaman dengannya. Kemudian dilanjutkan dengan bersalaman
antar-jamaah diiringi senyum dan raut bahagia di wajah mereka.
Di
pojok parkiran masjid, Nampak dua pemuda yang sedang asyik ngobrol.
“Sal ntar sore ke tower tobadak satu yuk”,
ajak mahfud kepada faisal sepupunya. “kata orang mantap pemandangannya bahkan
bisa melihat desa tobadak dari atas” dia melanjutkan.
“iya
cak!. Kemaren-kemaren sebenarnya saya mau ngajak kamu cak ke sana, tapi ibumu
ngelarang, katanya bahaya” jawab faisal dengan aksen maduranya.
“oo
pernah po?” mahfud keheranan. Kemudian melanjutkan: